RSS

Menampilkan Koordinat Nodes Penyusun Object

28 Jun

Objek yang berupa polyline dan polygon tentunya tersusun atas node-node pada setiap segmentnya. Node pastinya mempunyai koordinat lokasi. User dapat menampilkan koordinat dari masing-masing node penyusun objek dengan cara membuat layer terpisah yang dari layer objek aslinya. Trik yang dapat digunakan untuk membuatnya adalah dengan mengkonversi terlebih dahulu file .TAB asli ke format .MIF, dimana pada file .MIF, kita akan mendapatkan koordinat penyusun node yang selanjutnya koordinat tersebut dapat dicreate-point menjadi layer baru dengan dilabeli masing-masing koodinat XY. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :

  • Buka peta yang akan diekstrak koordinat nodenya (contoh di bawah ini adalah peta jalan / street (Street.TAB)) :

  • Table > Export > Save file .MIF :

 

  • Pada Explorer akan terdapat dua file .MIF dan .MID :

 

  • Klik kanan pada file Street.MIF > Open With Notepad :

 

  • Dapat dilihat pada file tersebut terdapat koordinat-koordinat penyusun node. Delete isi / bagian-bagian yang bukan koordinat, seperti yang saya blok pada gambar berikut ini (sebenarnya tidak didelete juga tidak apa-apa, tapi nanti jika dibuka di MapInfo baris-baris yang bukan koordinat akan ikut muncul dan tidak enak aja dilihat hehe :-D) :

 

 

  • Kurang lebih hasilnya seperti ini :

  • Pada notepad, File > Save As > Save dengan nama lain, misal StreetNodes.TXT :

  • Kembali ke MapInfo, buka StreetNodes.TXT > File > Open > set seperti gambar berikut (centang juga Create copy in MapInfo format for read/write) > Open :

 

  • Pilih Other, jika ada tanda koma (,), blok dan ganti dengan spasi dari keybord (1 spasi) > OK :

 

  • Table > Create Points > setting seperti screenshot berikut dan ganti sistem proyeksinya sesuai dengan proyeksi file aslinya (Street.TAB) > OK :

 

  • Points akan terbentuk sepanjang nodes penyusun objek :

 

  • Nodes pada layer Street.TAB dapat dikeluarkan (jika ingin memastikan bahwa points yang sudah dibuat pada StreetNodes.TAB match dengan node file Street.TAB), caranya tinggal double klik pada Layer Street di Layer Control > centang Show Nodes pada tab Layer Display > OK :

 

 

  • Label koordinat yang ada pada tabel StreetNodes.TAB dapat dikeluarkan dari kolom _COL1 untuk koordinat X, atau _COL2 untuk koordinat Y, sehingga hanya salah satu koordinat X atau Y saja yang muncul karena keduanya berada pada kolom yang terpisah. Apabila ingin menampilkan dua-duanya menjadi satu kolom supaya dapat tampil bersama, trik yang dapat dilakukan adalah dengan menambah kolom baru dan diisi dengan gabungan _COL1 dan _COL2. Caranya, masuk ke menu Table > Maintenance > Table Structure > Add Field > Name : XY (bebas) ; Type : Character ; Width : 20 > OK :

 

  • Isi kolom XY, caranya masuk ke menu Table > Update Column > setting seperti berikut :

 

  • Hasilnya adalah :

  • Label dapat ditampilkan seperti ini, tinggal dipilih kolom XY pada tab Label Display di Label Properties :

  • Object points pada StreetNodes.TAB tersebut juga dapat diinvisible objectnya, sehingga tinggal labelnya saja yang kelihatan, yaitu edit Symbol pada Symbol Style dan pilih NONE, dapat juga dikeluarkan Show Nodes pada Street.TAB, sehingga tampak seperti ini  :

f

Semoga ini menjawab pertanyaannya Mas Seno🙂

F

 
32 Comments

Posted by on 28 June 2012 in MapInfo

 

32 responses to “Menampilkan Koordinat Nodes Penyusun Object

  1. seno

    28 June 2012 at 2:17 PM

    HEBAT !!!!! MANTABBBB mbak Kristi.. Betul itu maksud pertanyaan saya.
    Berarti file .DAT isinya bukan koordinat nodes pembentuk layer jalan ya mbak ?

     
    • Kristi

      28 June 2012 at 3:12 PM

      Senang jika ini menjawab pertanyaannya mas.

      .DAT tidak berisi koordinat nodes. Ini ulasan masing2 komponen file MapInfo :

      – .TAB = File yang mendeskripsikan struktur tabel (nama kolom, type data, lebar data)
      – .DAT = File yang berisi data tabular/tabel (seperti kalo kita liat file .DBF, XLS, dll)
      – .MAP = File yang mendeskripsikan objek2 grafis / gambar petanya
      – .ID = File yang berisi referensi silang file yg menghubungkan data dengan object
      – .IND = File yg berisi informasi ttg index pada kolom tertentu sebuah tabel yg berfungsi untuk mempercepat proses finding atau query jika kapasitas datanya besar

      Bisa juga dibaca dari Help-nya MapInfo.

       
  2. Rana

    23 September 2012 at 3:40 PM

    Sore Mbak Kristi,

    Boleh tanya ? bagaimana cara membuat penampang atau cross section 2D di map info ya?

    Mohon masukannya mbak?

    Salam,
    Rana

     
    • Kristi

      24 September 2012 at 9:20 AM

      Mba/Mas Rana,

      Cross Section tidak dapat dibuat di MapInfo, secara default, tidak ada tool di MapInfo yang bisa create Cross Section karena biasanya hanya user2 tertentu spt dari Mining company ato Telco yg membutuhkan analisis Cross Section. Untuk membuat Cross Section, MapInfo mempunyai product software laen yg plug-in, yaitu Vertical Mapper (yang khusus digunakan untuk analisis 3D topografi, tp software ini sepertinya akan discontinue), atau bisa menggunakan Encom Discover (soft integrasi GIS (MapInfo) dan Geoscience untuk analisis mining/exploration/geoscience).

       
  3. Rana

    25 September 2012 at 8:13 AM

    Mbak Kristi,

    Terimakasih penjelasannya, saya mas Mbak…hehehe, berarti kita harus menggunakan Ecom Discover Product ya? Menu apa ya yang bisa membuat cross Section di Encom? apakah kita bisa buat setup konfiguration seperti cross section pada umum nya ya mbak?

     
    • Kristi

      25 September 2012 at 9:25 AM

      Uppss, maaf Mas Rana hehe..

      Yup, dapat menggunakan Encom Discover, nanti dapat dicoba dengan membuka file GRID dari topografinya terlebih dulu di MapInfo (jika filenya msh berupa garis kontur atau mungkin masih berupa titik-titik ketinggian, maka harus dikonversi dulu ke grid) > lalu gambar satu garis/penampang melintang di atas grid tersebut dengan arah bebas (gunakan Cosmetic Layer utk sementara) > Select > load Discover > Surface Menu > Draw Grid Profile > profile dari garis tsb akan tampil dengan Distance pd sumbu X dan Value topografi pd sumbu Y.

      Bisa check KB disini.

       
      • Rana

        25 September 2012 at 11:58 AM

        Mbak Kristi,

        Seperti grafik jadinya ya mbak…jika digunakan diexploration batubara bisa ga ya mbak, jika kita ngeplot outcrop dengan simbol kedudukan strike / dip dan kita cerminkan di cross sectionnya??

        agar kita bisa cerminkan kemererusan secara 2 dimensinya …

        Thanks bgt mbak Kristi….

         
      • Kristi

        25 September 2012 at 1:23 PM

        Iya, grafik. Sepertinya tidak bisa utk profile outcrop mas, menu Draw Grid Profile khusus hanya untuk Grid Surface yg berisi data ketinggian/topografi. Kalo dip/strike digridding, sepertinya nanti akan aneh hasilnya hehe. Setahu saya yg menu2 terkait dip/strike di Discover adalah hanya plotting simbol struktur geologi. Struktur yg lain seperti patahan bisa dibuat Rose Diagram pd GraphMap untuk mengetahui arah kecenderungan patahannya. Banyak company mining batubara yg menggunakan Discover ini.

         
      • Rana

        25 September 2012 at 3:08 PM

        Berarti Encom discover lebih cenderung ke mineral ya mbak untuk menu2nya…berarti unutk batubara exploration blm ada ya mbak Kristi??

         
      • Kristi

        25 September 2012 at 3:40 PM

        Untuk semua mining mas, termasuk batubara. Dapat dibaca disini ya, brosurnya bisa didownload disini.

         
  4. Rana

    25 September 2012 at 4:12 PM

    Mbak Kristi..

    Terimakasih banyak sudah meluangkan waktunya untuk saya, saya harus belajar banyak dengan mas ternya nih..hehhehe..thanks ya mbak…lain kali saya boleh tanya permasalahan lainnya kan mbak?heheh

    Many Thanks

    Salam,
    Rana

     
    • Kristi

      25 September 2012 at 4:19 PM

      Sama2 mas. Saya bukan master, berlebihan rasanya hehe, tp monggo silahkan jika ada pertanyaan lain, saya akan jawab semampu saya ya. Senang jika bisa membantu🙂

       
      • Rana

        26 September 2012 at 3:14 PM

        Sore mbak Kristi..

        Mbak maaf menggangu, saya mau tanya encom discover Drillhole Menu…Saya mau plot data drill tetapi pada saat tahap akhir…ada warning Project Missing…kenapa ya mbak? mohon masukannya mbak?

        salam,
        Rana

         
      • Kristi

        27 September 2012 at 11:55 AM

        Silahkan dicross check disini mas.

         
      • Rana

        1 October 2012 at 3:36 PM

        Sore mbak Kristi..

        Maaf ganggu lagi nih…mau tanya di mapinfo bisa buat grid preposisi , mksdnya grid ruang 3×3 or 2×2, 10×10 gt bs ga mbak ya? biasanya saya manual mbak…pake rectangle satu2, tetapi kadang2…tidak pas antar garis nya…pas ti ada celah dan tidak snap..mhon masukannya mbak…Terimakasih sebelumnya mbak Kristi…salam

        Rana.

         
      • Kristi

        1 October 2012 at 5:00 PM

        Mas Rana,

        Apakah sudah pernah mencoba pakai Tools > Tool Manager > Grid Maker? Tool > Grid Maker > Make Grid. Pada tool ini memang tidak ada settingan size 3×3, 2×2, dst, tetapi silahkan dicoba setting Spacing Betweeen Lines. Seperti itu yg bisa dicreate di MapInfo.

         
      • Rana

        2 October 2012 at 3:17 PM

        Mbak Kristi,

        Grid maker apakah tmbahan tool lg ya dari mapinfo..apasudah bawaannya ya mbak, saya blm pernah coba mbak..bisa dishare ga ya mbak…makasih bnyak mbak telah membantu,.,

        salam,
        Rana

         
      • Kristi

        2 October 2012 at 3:42 PM

        Itu tool MapBasic bawaan MapInfo, pasti sudah ada di MapInfo. Biasanya digunakan untuk pembuatan grid/graticule koordinat untuk kebutuhan layout. Tinggal diikuti saja langkahnya seperti reply saya sebelumnya.

         
  5. arianto

    11 January 2013 at 9:17 AM

    mapinfo bisa membuat section seperti auto Land Destop juga atau tdk,kalau bisa kasih tau caranya dunk,,,,thank,,,

     
    • Kristi

      13 January 2013 at 11:48 AM

      Tidak bisa. Bisanya pakai Encom Discover.

       
      • arianto

        25 February 2013 at 11:26 AM

        owh,,berarti harus menggunakan Encom Discover ya Mbak,,,posting dong Mbak urutan membuat sectionnya sama sekalian membuat desain Tambang menggunakan MapImfo,sebelumnya terima kasih ya mbak,,

         
  6. arianto

    25 February 2013 at 1:16 PM

    maaf lagi ya mbak,,,share juga dong cara membuat DrilleHolle 3D,,,thanks

     
  7. arianto

    2 March 2013 at 4:42 PM

    mbak kristi mapimfo sya koq setiap kali buka Draw Grid Profile selalu eror knpa y mbak ?mohon di bantu ya mbak,,,

     
  8. arianto

    1 April 2013 at 1:21 PM

    Mbak mau tanya Mapinfo saya pas saya mau layout menggunakan discover kok eror kira2 kenapa ya Mbak ?tolong dong Mbak bantuannya,,,thanks

     
  9. Juno

    19 July 2013 at 2:23 PM

    mba kristi.. aku juno, msih newbie ni mw tanya klo mw integrasikan ato nampilin peta mapinfo ke desain web yg uda ku buat gmn y? software apa yg aku arus pake mba?

    makasii mba🙂

     
    • Kristi

      7 September 2013 at 11:33 AM

      Hi Mas Juno, product MapInfo yang digunakan utk menampilkan Web GIS yang full customize adalah MapXtreme .NET. Dapat dicheck disini.

       
  10. ari

    18 October 2013 at 1:06 PM

    bos, koordinat belakang komanya kemana? gak bs di tampilkan ya.kq koordinatnya malah di genapi

     
    • Kristi

      18 October 2013 at 1:25 PM

      Pada gambar terakhir di atas, itu koordinat yang ditampilkan tidak dibulatkan kok, masih sperti aslinya, masih ada angkanya di belakang koma. Itu dalam satuan dan bentuk desimal, bukan degree, minute, seconds.

       
  11. Yoga

    1 February 2014 at 12:21 AM

    mbak kalo menampilkan label gridnya gmn yak? apakah bisa mengatur label grid dengan pelabelan koordinat UTM? sangat ditunggu jawabannya. terimakasih🙂

     
    • Kristi

      12 February 2014 at 12:37 PM

      Harus dibuat Grid dulu pake Tools > Tool Manager > Grid Maker > keluarkan labelnya > tp biasanya default MapInfo label berupa Longitude/Latitude. Kalo mau UTM, bisa pake trik ekstrak koordinat menggunakan Tools > Tool Manager > Coordinate Extractor > pilih New Column > pilih “Use Non-Native Projection” – pilih UTM sesuai zonenya > keluarkan labelnya hasil ekstract kolom UTM.

       
  12. iwan

    2 August 2014 at 6:10 PM

    mau tanya bagaimana membuat ticks grid pada map info, atau garis bujur dan lintang yang berbentuk tanda plus/tambah

     
    • Kristi

      18 September 2014 at 6:36 PM

      Setahu saya di MapInfo blm bisa pake tanda plus mas, masih berupa garis biasa atau kotak region..

       

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: